Kemanapun…


akhir-akhir ini sering diberitakan di TV atau surat kabar tentang kasus penembakan di Papua. selama seminggu terakhir terjadi 3 kali penembakan oleh ‘orang tak dikenal’. dilaporkan 3 orang tewas dan 7 orang luka-luka. dari ketiga korban yang tewas, 2 diantaranya petugas keamanan dari POLRI dan 1 orang lagi karyawan PT Freeport berkebangsaan Australia.

Mengetahui hal itu, ibu menyarankanku untuk sowan ke pak kaji Mamat. apa lagi kalo bukan minta ‘sangu’ agar selamat selama bertugas di rantau hingga kembali ke rumah. dalam hati sih aku setuju-setuju saja, lagipula ada beberapa pertanyaan atau hal bersifat spiritual yang mau ku tanyakan. (aku ingin minta diajari agar aku bisa berkomunikasi dengan abahku yang sudah meninggal,, hihihi).

kembali pada anjuran ibu tadi, sampai sekarang aku belum melakukan, dengan santai aku jawab.

“kuatir aku aku ketembak trus mati? ga usah kuatir, kalo emang jatahnya mati kan juga ntar mati, ga ada hubungannya dengan Papua”

~kemanapun aku melangkahkan kaki, sebenarnya hanyalah perjalanan menjemput mati

Penulis: maulinniam

Burung kecil terbang dalam kawanan, burung besar terbang sendirian. Aku hanya burung kecil yang belajar terbang sendirian.

3 thoughts on “Kemanapun…”

  1. saya suka kata2 mu ‘am..
    ~kemanapun aku melangkahkan kaki, sebenarnya hanyalah perjalanan menjemput mati

    sederhana tapi penuh makna…
    pengen deh kayak kamu ‘am.. menulis kalimat sederhana syarat makna..

    itulah kelebihan rosul kita.. kata-katanya sederhana tapi penuh makna..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s