Cintaku cinta biasa


aku ingin menyayangimu dengan cara biasa
seperti mentari yang tiap pagi menyapa dunia

aku ingin mencintaimu dengan cara biasa
seperti bumi yang pepat di kedua kutubnya

aku tak ingin mengumbar kata puja
kecuali memang begitulah adanya

aku tak ingin mengobral janji seperti kebanyakan lelaki
karena aku tak punya kuasa menebak apa yang akan terjadi

(puisi pertama untuk Mentari)

Penulis: maulinniam

Burung kecil terbang dalam kawanan, burung besar terbang sendirian. Aku hanya burung kecil yang belajar terbang sendirian.

2 thoughts on “Cintaku cinta biasa”

  1. bumi pepat di kedua kutubnya adl fakta/kebenaran biasa, namun tak banyak org yg menyadarinya. galibnya, org menganggap bhw bumi itu bulat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s