[Nyicil] Surat Wasiat


Jika ada ingatanmu tentangku yang menyakitkan, 

jika ada kenanganmu tentangku yg ingin kau lupakan, 
Aku minta maaf dari hati yg terdalam. 

Aku tak ingin meninggalkan luka dan duka yg tak tersembuhkan, marah yg tak termaafkan, hutang yg tak terbayarkan, atau janji yg tak tertunaikan. Karena bagiku hidup adalah perjalanan menuntaskan peran kehidupan. 

Dalam menjalani peran itu aku pasti pernah membuatmu kecewa, sedih, dan marah. Sekali lagi aku minta maaf agar langkahku lebih ringan di perjalanan ke depan. 

Tapi satu hal yang perlu kamu tahu, aku tak pernah menyesali tiap perjumpaan kita yg tlah lalu. 

Karena bagiku kamu adalah guru terbaik yang dikirimkan Tuhan untuk mengajariku mengeja alif ba ta kehidupan. Kau membuatku merasakan semilir angin kerinduan, hangatnya kemesraan, dan hempasan ombak keraguan. Karenamu aku pernah merasakan dingin dan kelamnya jurang ketidakpercayaan. Demi Kamu kulumat lamat-lamat getirnya kesendirian dan kesepian. Semua kunikmati sebagai cara untuk setia pada pilihan. Setia pada jalan kesejatian. 

Terima kasih sudah bersungguh sungguh memainkan peran bersamaku. 

Jogjakarta, 091212 
*nyicil #suratwasiat 
*inspired by #InoYuwono

Penulis: maulinniam

Burung kecil terbang dalam kawanan, burung besar terbang sendirian. Aku hanya burung kecil yang belajar terbang sendirian.

5 thoughts on “[Nyicil] Surat Wasiat”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s