Menemui Sengkuni dalam Diri | @31HariMenulis


Pernahkah kamu pengeeeeeen sekali jadi orang yang lebih rajin, giat bekerja biar kaya tapi ga bisa-bisa.

Atau kamu pengeeeeen sekali ngerjain skripsi biar segera wisuda tapi sampai jatah kuliahmu kadaluarsa, bab 1 aja belum kelar.

Begitu banyak orang menginginkan perubahan revolusioner dalam hidupnya tapi hanya sedikit yang berhasil. bisa jadi itu ulah Sengkuni.

Sengkuni dalam dunia pewayangan disebut sebagai patih atau panglima kerajaan yang punya tabiat buruk yaitu menghasut orang dan cerewet. nama sengkuni menjadi moncer lagi setelah Anas Urbaningrum menyebut banyak sengkuni di partai Demokrat.

Sengkuni bisa diartikan tidak hanya bentuk fisik orang yang suka menghasut, tetapi sengkuni adalah tentang karakter, sifat, atau fungsi menghasut dan ember cerita ke mana-mana demi kepentingannya sendiri. Kalau sengkuni itu ternyata teman, kolega, keluarga, atau orang lain, solusinya mudah. jauhi saja mereka. tapi kalau Sengkuninya adalah diri kita sendiri gimana?

Sesungguhnya dalam diri kita ada sengkuni, yaitu bagian dari diri kita yang selalu menghasut kita agar cari enaknya saja. Sengkuni dalam diri ini ibarat setan atau sisi buruk dari diri kita. Konon manusia Jawa adalah hasil persilangan antara jiwa suci dari nabi dan unsur iblis ketika Nabi Nuh menggauli istrinya yang menolak beriman.

Sengkuni ini juga seringkali menggoda dengan 1001 cara untuk menggagalkan upaya manusia menemukan jati dirinya. Sengkuni jenis ini mewujud dalam 5 sifat.

1. Sinisme alias Nyinyir-isme

2. Negativisme/selalu berpikiran negatif

3. Defeatisme/Fatalistik

4. Eskapisme/Mlipir-isme

5. Delayisme/menunda-nunda

*catatan: berhubung sebentar lagi kapak bang wiro melayang. ini kuposting dulu, edit belakangan deh.

Penulis: maulinniam

Burung kecil terbang dalam kawanan, burung besar terbang sendirian. Aku hanya burung kecil yang belajar terbang sendirian.

3 thoughts on “Menemui Sengkuni dalam Diri | @31HariMenulis”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s