Lelaku Rindu


Cinta tak melihat apa rupa persembahanmu

tak mendengar fasihnya bujuk rayu

tapi kesungguhanmu menjalani lelaku Rindu

 

Biarlah kerinduan itu memandumu

niscaya Dia sendiri yang akan membuka

lapis demi lapis tirai ketidaktahuanmu

mengeja alif ba ta ayat-ayat cinta

 

Hati para perindu serupa busur

meregang ditarik kencang

Tak sabar mengantar cinta 

Menjumpa wajah Kekasihnya

 

Apakah kau mengira

Kekasih membiarkan kita

mengumbar cinta tanpa mengujinya?!

Maka diciptakanlah ruang dan kala

 

adakah rasamu tetap sama

ketika kekasihmu berjarak jutaan tahun cahaya

ataukah rindumu kan berlalu

bersama tergelincirnya waktu

 

Beruntunglah kamu

Beruntunglah kamu

Beruntunglah kamu

Yang merasakan rindu

meski belum pernah bertemu

 

Wahai para perindu

ruang dan waktu menyimpan rahsia

jika Rasa itu hadir seketika

jangan kau tunda sedetikpun menyambutnya

 

Bukan rindu namanya

jika tak mampu membuat sesak dada

dan kau tahu pasti sesak itu bukan kesedihan

bukan pula kebahagiaan

atau justru sekaligus keduanya.

 

Wahai para perindu

dengarlah aku bersaksi

tiada tuhan selain Cinta

 

-Kota sejuta romansa, bulan Maulid 1435 H

Penulis: maulinniam

Burung kecil terbang dalam kawanan, burung besar terbang sendirian. Aku hanya burung kecil yang belajar terbang sendirian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s