Bising


Kajian neuroakustik menemukan bahwa kebisingan berdampak negatif pada kesehatan. Meskipun dalam level yang rendah, hiruk pikuk di tempat kerja, kemacetan di jalan, klakson kendaraan bersahut-sahutan, deru mesin-mesin pembangunan, pertengkaran manusia di sekitar kita, dan kebisingan hidup di perkotaan dapat meningkatkan kecemasan dan memengaruhi fungsi kerja otak kita.

Dering telpon, notifikasi dari berbagai aplikasi gadget, bualan pengamat di layar kaca pelan tapi pasti merusak kemampuan kita untuk fokus dan belajar, memacu jantung berdetak lebih kencang, meningkatkan tekanan darah, dan membuat kita lebih agresif.

Parahnya lagi, kebisingan terjadi tidak hanya datang dari luar tetapi juga dari dalam diri kita. Seringkali suara-suara dari dalam kepala kita justru lebih bising dan terlalu nyaring untuk diabaikan.

Kita membutuhkan kesunyian di luar dan di dalam, ketenangan lahir dan batin untuk bisa berpikir dengan jernih. Untuk menyembuhkan.

Dalam kehidupan modern, mencari kesunyian yg sejati sama susahnya menemukan langit malam yg benar-benar gelap. Ketika kita berhasil menemukannya, kesunyian menunjukkan pada kita keindahan yang tak terduga. Sama seperti gelapnya malam menyajikan lebih banyak bintang di hamparan semesta tepat di depan mata.

#Perception

Djogja, 14092014

Penulis: maulinniam

Burung kecil terbang dalam kawanan, burung besar terbang sendirian. Aku hanya burung kecil yang belajar terbang sendirian.

1 thought on “Bising”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s