The Return to Innocence

That’s not the beginning of the end

That’s the return to yourself

The return to innocence.

Don’t be afraid to be weak

Don’t be too proud to be strong

Just look into your heart my friend

That will be the return to yourself

The return to innocence

If you want, then start to laugh

If you must, then start to cry

Be yourself don’t hide

Just believe in destiny

Don’t care what people say

Just follow your own way

Don’t give up and use the chance

To return to innocence

-Enigma-


13 Ramadhan

hmm…

apa kabar duniaa…?

semoga baik2 saja, maaf kalo akhir2 ini aku mengabaikanmu. sengaja kulakukan demi Tuhanku, Tuhanmu juga.

hanya mau berbagi cerita saja, setelah 13 hari gelisah, takut ramadhan ini akan berjalan biasa-biasa saja. kini aku mulai menemukan ketenangan. meski belum sepenuhnya tapi kedamaian mulai hinggap merayapi hatiku.

tahu kenapa? tiada lain karena membaca ayat demi ayat, surat demi surat dari Allah. rencananya besok harus selesai 30 juz. aku janji balapan ngaji dengan teman kost. 25 juz sudah dibacanya, sedang aku 15 juz aja baru selesai tadi. berarti kurang setengah qur’an lagi.

hufff… bisa ga ya?? mana sore ini ada bubar di pantai. entahlah, percaya aja. pasti bisa.

semangat…semangat!!!

Manusia Beriklan, Tuhan pun Tertawa

Suatu masa di taman surga
Setelah merampungkan produksi jagad raya
Dalam jangka enam masa

Pada Iblis dan Malaikat, Tuhan berkata
“Akan Ku cipta manusia sebagai wakil-Ku di Dunia,
Adam sebagai brandnya, kalian sujudlah padanya!”

Sontak kedua makhluk itu terpana
Antara khawatir dan tak bisa terima
Keduanya mengajukan tanya

“Ampuni kelancangan hamba,
tidak berbahayakah Adam bagi bumi seisinya?
sebagaimana Banul Jaan, penghuni sebelumnya?”
Malaikat dengan santun bertanya

Giliran Iblis dengan membusungkan dada
Protes karena merasa dirampas haknya
“Tak sudi aku sujud padanya!
Dari bahan dasar apa dan komposisi bagaimana kiranya Adam tercipta?”

Dengan sifat kalam-Nya, Tuhan bersabda :
“Ketahuilah O.. kamu semua !
Adam Kucipta dengan komposisi yang sempurna
Berbahan dasar tanah liat hitam, sejumput udara dicampur air dan api secukupnya”

“Lalu Kusembunyikan sebagian ruh suci-Ku di dalamnya
Kulengkapi piranti hati nurani dan nafsu hayawani
Kutambah satu komponen yang tak kuberi pada produk lain,
yaitu seperangkat sistem akal.” Jelas Tuhan.

“Dari bani-nyalah pemakmur sekaligus perusak bumi
Dari bani-nya Kupilih makhluk-makhluk terkasih
Dan dari bani-nya pula neraka Ku isi”
Iblis dan Malaikat hanya diam menyimak Tuhan presentasi

Ribuan tahun kemudian
Di sebagian wilayah perwakilan bumi
Manusia-manusia bersitegang
Adu mulut, adu urat, adu akal
Menyoal baik buruk dunia iklan

Dari atas Kursi arasy-Nya
Tuhan pun tertawa melihatnya.
…………
…………
…………

Sayyidul ayyam, 13 Jumadil Ula 1427 H

(dengan sifat Ghafur-Mu, maafkan kelancanganku Tuhan)